- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Bupati Bandung : Disperindag Harus memudahkan Perizinan IKM

BANDUNG-Bupati Bandung Dadang Supriatna, menghadiri kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) dan Tata Cara Penyampaian Laporan Melalui SIINas di Hotel Grand Pasundan, Bandung, Rabu (10/11/2021).
Dalam Kesempatan itu Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung, memudahkan perizinan bagi para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).
“Proses perijinan ini dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung. Jangan sampai menghambat,” tegas bupati. Menurut bupati, perizinan yang dikeluarkan oleh Disperindag, merupakan dasar kekuatan bagi para pelaku IKM agar bisa mempromosikan produk-produknya dengan leluasa. Bupati juga meminta Disperindag , untuk melakukan langkah persuasif dengan turun langsung ke lapangan guna membantu para pelaku IKM yang masih belum mengantongi izin.
Baca Lainnya :
- Jokowi Nilai Beban Administrasi Guru Jadi Masalah Pendidikan0
- Usulan Yasonna Bebaskan Napi Korupsi, WP dan Dewas KPK Menolak0
- Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan0
- Presiden PKS ke Jokowi: Jangan Dengar Penjilat dan ABS0
- Manfaat Jus Bayam untuk Kesehatan, Kaya Nutrisi0
“Kalau proses perijinan dipermudah dan lancar, saya optimis kita semua bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang turun dampak pandemi covid-19,” tuturnya.
Dirinya menjelaskan, Kabupaten Bandung memiliki sekitar 7.000 pelaku IKM di berbagai bidang. Keberagaman produk-produk IKM, lanjutnya, menjadi suatu potensi luar biasa yang harus didukung dan terus dikembangkan.
“Ini artinya ada kurang lebih 7.000 jenis produk. Kalau ada yang sama jenisnya tapi produknya berbeda, tentu merupakan potensi yang luar biasa. Ini harus dikemas menarik agar transaksi pasar tak hanya lokal, namun bisa menembus pasar internasional juga,” ujar bupati yang akrab disapa Kang DS itu.
Dalam rangka membantu pelaku IKM mempromosikan produknya, Kang DS ingin masing-masing kecamatan mempunyai rumah komoditi. Rumah komoditi tersebut lanjutnya, harus menampung semua database produk-produk IKM.
“Jika ada rumah komoditi, warga yang ingin membeli suatu produk tidak usah mencari jauh-jauh. Karena semua database produk IKM sudah terpusat dalam satu rumah, yaitu rumah komoditi itu,” papar Kang DS.
Kehadiran SIINas sangat disambut baik oleh Kang DS, sebagai salah satu terobosan untuk mempromosikan produk secara digital.
“Produk yang dipasarkan melalui media SIINas ini, harus kita manfaatkan dengan baik. Agar masyarakat mengetahui, bahwa Kabupaten Bandung mempunyai ragam produk IKM lokal yang berkualitas, sehingga mampu bersaing dengan produk-produk luar,” pungkasnya.[]






















