- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Bangunan SMAN 96 Jakbar Roboh. Empat Orang Terluka

JAKARTA — Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Barat I Aroman mengonfirmasi robohnya bangunan SMAN 96 Cengkareng, Jakarta Barat. Bangunan sekolah roboh saat sedang ada renovasi total.
“Sedang proses penyelidikan sama Polres (Metro Jakbar). Jadi saat ini kondisinya sudah dibersihkan puing-puingnya,” kata Aroman kepada awak media, Rabu (17/11).
Dia menjelaskan, kejadian terjadi pada pukul 01.30 WIB. Saat bangunan roboh terdaoat pekerja konstruksi di sana. “Jadi puingnya menimpa pekerja. Warga jauh, nggak ada warga,” jelasnya.
Baca Lainnya :
- Positif COVID-19 di Kota Cimahi Hitungan Jam Bertambah 3 Kasus0
- Jangan Mudik! Ridwan Kamil.Ada Subsidi dari Pak Anies dan Jokowi0
- Warga Positif COVID-19 di Kota Bandung Sehari Bertambah 13 Orang0
- 3 Ribu Pekerja di Jabar di-PHK dan 40 Ribu Dirumahkan0
- Jalan Cikuray dan Siliwangi Garut Disemprot Disinfektan, 1 Warga Positif Corona0
Dia menambahkan, meski ada empat korban luka, tidak ada satupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Menurutnya, para korban luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Tidak, Alhamdulillah tidak ada yang meninggal tapi ada yang patah kaki,” tutur dia.
Ketika ditanya apakah proses renovasi bangunan sekolah tetap berjalan, Aroman menjawab menunggu hasil penyelidikan Polres Metro Jakbar. Dia menambahkan, pembangunan memang berada di bawah Dinas Pendidikan. Tapi insiden robohnya bangunan membuat dinas memilih menunggu hasil investigasi.
Ia mengaku belum bisa memerinci berapa nilai kerugian karena kecelakaan tersebut. “Ya ini kan baru, mungkin puluhan juta. Karena sebagian gedung yang rubuh,” ucapnya.[]






















