- Soal Kematian Tahanan Kasus Narkoba, Propam Periksa 6 Polisi Makassar
- Persib Bandung Akan Segera Gelar Latihan Perdana
- Jalur Puncak Padat, Pengguna Tujuan Bogor Diimbau ke Jalan Alternatif
- Kecelakaan Bus Tol Surabaya-Mojokerto Tewaskan Belasan Orang
- Begal Motor Bacok Korbannya di Kota Bogor
- Kasus Positif Covid-19 di KBB Kembali Naik Usai Lebaran
- Poliandri Nikahi 2 Laki-laki, Wanita Ini Diusir dari Desanya
- Pengeroyokan Remaja di Cimahi, Diduga Bermotif Asmara
- Keppres Pengangkatan 5 Penjabat Gubernur Rentan Digugat ke PTUN
- Densus Tangkap 24 Orang Pendukung MIT Poso dan ISIS
- Seluruh Pasar Hewan di Ciamis Ditutup Walau Belum Ada Temuan PMK
- Setelah Enam Hari Hilang di Pangandaran, Seorang Wisatawan Ditemukan
- KPK Minta Publik Informasikan Pegawai Minimarket yang Buron di Kasus Wali Kota Ambon
- Dalam Rangka Peran Pembinaan Pemuda, DPRD KBB Kunjungi Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi
- Anggota DPRD Sukabumi Muhammad Yusuf : Hardiknas 2022 Harapkan Sekolah Kembali Tatap Muka
Kasus Hepatitis Akut di Bandung Diklaim Masih Nihil

BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih mengantisipasi penyebaran hepatitis akut yang tengah merebak. Kasus di Kota Bandung sendiri sejauh ini masih belum ditemukan.
"Hepatitis alhamdulillah di Bandung ini saya versinya versi kepala Dinas Kesehatan kan belum ditemukan dan kita berdoa tidak ada kejadian gitu," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna, Sabtu (14/5/2022).
Namun begitu, dia mengatakan, pihaknya melakukan antisipasi dan terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Koordinasi pun sudah dilakukan kepada seluruh rumah sakit di Bandung.
Baca Lainnya :
- Dicecar Komisi I DPR soal Bentrokan di Papua, Ini Kata Panglima TNI0
- Sri Mulyani Cairkan Bansos PKH Rp16,4 T Hari Ini0
- Striker Persib Wander Luiz Negatif Corona Usai Tes Kedua0
- Guru Honorer Tanpa NUPTK Bisa Digaji dari BOS0
- KPK Surati Ketua Gugus Covid-19 agar Dana Publik Dipublikasi0
"Dinas kesehatan itu koordinasi dengan rumah sakit mah keniscayaan ya itu dilakukan dan itu terus di apa istilahnya dipertanyakan ada kasus atau tidak dan lain sebagainya. Kalau ada mungkin penduduk dari mana, kan Bandung mah rumah sakit rujukan dari mana-mana," katanya.
Dia melanjutkan, Dinas Kesehatan pun berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk mengantisipasi penyebaran hepatitis akut di sekolah. Pihaknya terus melakukan edukasi.
"Sekarang PTM sudah berjalan itu menjadi bagian edukasi yang terus kita ingatkan ke mereka terutama anak didik yang usianya masih perlu diingatkan oleh kita," katanya.
Pihaknya belum akan melakukan pembatasan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Sebab, pembatasan berkaitan dengan kasus penyebaran Covid-19 yang saat ini masih landai.
"Vaksin kita ini kan terus-terusan walau mungkin saya dengar dari Pak Wali Kota kalau yang booster nya baru diangka 33 persen, ya mudah-mudahan ini terus 34, 35 dan seterusnya pokoknya," katanya.[]

http://www.staisabili.ac.id/



















