Polres Bartim Gulung Beberapa Pelaku Tindak Pidana

By Polkrim News 30 Jun 2020, 09:15:23 WIB Daerah
Polres Bartim Gulung Beberapa Pelaku Tindak Pidana

TAMIANG LAYANG, [POLKRIM], - Polres Kabupaten Barito Timur (Bartim) Polda Kalimantan Tengah, menggelar Press Release, pengungkapan kasus diwilayahnya, dari  kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur, penggelapan sarang burung walet, serta kasus penggelapan hasil SPBU dengan kerugian Rp. 2,2 Milyar, di Media Center Polres setempat, Senin (29/02/2020).

Press Release tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bartim, AKBP Hafidh Susilo Herlambang SIK, didampingi Kasat Reskrim, Kapolsek Dusun Tengah, Kapolsek Pematang Karau, Kapolsek Patangkep Tutui serta diikuti anggota Polres lainnya

Dari 5 orang Tersangka pada empat kasus yang disampaikan, dua orang Tersangka melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur, satu orang tersangka diwilayah hukum Polsek Patangkep Tutui dan satu orang tersangka di wilayah hukum Polsek Pematang Karau.

Baca Lainnya :

Kapolres Bartim AKBP Hafidh Susilo Herlambang SIK menjelaskan, Tersangka di kecamatan Patangkep Tutui yakni RP melakukan aksinya terhadap korban Bunga dengan dipengaruhi minuman beralkohol dan dijanjikan imbalan uang sebesar Rp100 ribu", ucap Kapolres.

Sedangkan tersangka WM, Tersangka melakukan aksinya dengan memperdaya korban agar mau disetubuhi dan dijanjikan akan dinikahi.

"WM melakukan aksinya sudah 10 kali, dan saat ini korban hamil, dengan usia kandungan sekitar enam bulan", ungkapnya.

Kepad kedua Tersangka disangkakan pasal 81 ayat (2) undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp15 M, tegas Kapolres.

Dilanjutkan penyandang Dua Melati tersebut, kasus Pencurian dengan pemberatan (Curas)  sarang burung walet, pihaknya telah mengamankan 2 orang tersangka yakni TS alias T dan U alias K dan 3 orang lagi temannya sedang dalam pencarian.

"Kasus pencurian walet ini terjadi di wilayah Hukum Polsek Dusun Timur, dari tangan kedua Tersangka didapat barang bukti berupa uang lebih kurang sebesar Rp175 Juta dan barang bukti lainnya", terangnya.

Kedua tersangka disangkakan pasal 363 ayat (1) ke-4e Jo Pasal 64 ayat (1) dan atau pasal 374 Jo pasal 56 Jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman lebih kurang 7 tahun penjara.

Sedangkan tindak pidana penggelapan SPBU, pihaknya berhasil mengamankan satu orang tersangka yakni AP.

"Kasus penggelapan SPBU ini terjadi diwilayah Hukum Polsek Dusun Tengah. Dan dari tangan tersangka didapat barang bukti satu buah sepeda motor Ninja dan sejumlah uang, atas perbuatan AP, ditaksir kerugian korban lebih kurang Rp 2,2M", papar Hafidh.

Perbuatan Tersangka AP ini hampir 1,5 tahun dilakoninya, saat ini kita masih mendalami kasus ini, apakah ada tersangka baru lagi dan akan kita hitung lagi secara terperinci berapa jumlah kerugian korban selama AP beraksi.

Atas kejadian tersebut, AP disangkakan pasal 374 Jo pasal 64 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara, pungkas Kapolres.[Hs/Ald/Byt].Tim.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan Sidebar2Kanan-Iklan PTQB RQV Indonesia

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama