Naik Kelas Jadi Zona Hijau, Kota Sukabumi Boleh Buka Aktivitas Sekolah

By Polkrim News 30 Jun 2020, 00:35:03 WIB Jabar
Naik Kelas Jadi Zona Hijau, Kota Sukabumi Boleh Buka Aktivitas Sekolah

BANDUNG - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil mengumumkan, Kota Sukabumi berhasil meraih status zona hijau berdasarkan sejumlah indeks penilaian.

"Berita baiknya, alhamdulillah ada satu wilayah (di Jabar) yang masuk zona hijau, yakni Kota Sukabumi," kata Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang juga digelar secara virtual dari Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (29/6/2020).

Menurut Gubernur Jabar, dari 27 kabupaten/kota di Jabar, Kota Sukabumi menjadi satu-satunya daerah yang naik kelas menjadi zona hijau setelah sekian lama berstatus zona biru.

Baca Lainnya :

Keberhasilan tersebut didasarkan penilaian terhadap 9 indeks level kewaspadaan yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar.

"Saya ucapkan selamat kepada gugus tugas, wali kota, Forkominda, dan masyarakat Kota Sukabumi yang berhasil meningkatkan semua indeks yang 9 itu, sehingga Kota Sukabumi menjadi wilayah pertama yang menjadi zona hijau versi penilaian gugus tugas Jabar," ujar Gubernur.

Menyusul status zona hijau yang kini melekat pada Kota Sukabumi, pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, pihaknya mengizinkan Kota Sukabumi untuk melakukan persiapan pembukaan aktivitas sekolah dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami izinkan Kota Sukabumi untuk persiapan protokol sekolah karena sesuai aturan, kalau zona hijau dapat melanjutkan sekolah fisik dengan protokol kesehatan yang sangat ketat," tutur Kang Emil.

Guna memastikan protokol kesehatan ketat diterapkan dalam persiapan pembukaan aktivitas kegiatan mengajar di sekolah tersebut, Kang Emil menegaskan, pihaknya sudah memerintahkan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 untuk mengawal jalannya persiapan tersebut.

"Tolong disimulasikan, saya perintahkan gugus tugas untuk mengawal proses ini, belajar dari kegagalan dan keberhasilan negara lain," ungkap dia.

Selain Kota Sukabumi yang naik kelas menjadi zona hijau, lanjut Kang Emil, ada sejumlah kabupaten/kota di Jabar yang justru turun kelas dari zona biru menjadi zona kuning.

Meski begitu, Kang Emil mengaku belum bisa mengumumkan daerah tersebut dengan alasan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan kepala daerah terkait.

"Tidak terlalu banyak lah, tapi ini menjadi contoh bahwa gak boleh main main. Kewaspadaan lengah status turun lagi. Tapi kalau kewaspadaan baik, status baik juga seperti Kota Sukabumi," kata Kang Emil.

Diketahui, ada 9 aspek yang dihitung dalam level kewaspadaan dengan kajian epidemiolog, yakni laju ODP (orang dalam pemantauan), laju pasien dalam pengawasan (PDP), laju pasien positif, laju kesembuhan, kematian, reproduksi COVID-19, transmisi/kontak indeks, pergerakan orang, dan risiko geografis atau perbatasan wilayah dengan transmisi lokal.

Mengacu pada level kewaspadaan, pembatasan aktivitas setiap daerah pun menjadi berbeda. Pada wilayah level 5 (hitam), pergerakan masyarakat harus mendekati 0 persen dan pada level 4 (merah) pergerakan masyarakat dibatasi hingga 30 persen.

Sementara level 3 (kuning), pergerakan masyarakat hingga 60 persen, level 2 (biru) boleh 100 persen dengan syarat tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan, dan level 1 (hijau) boleh beraktivitas normal.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan Sidebar2Kanan-Iklan PTQB RQV Indonesia

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama