Keuangan Tidak Sehat, PLN Berharap Pemerintah Bayar Utang

By Polkrim News 26 Jun 2020, 00:31:31 WIB Ekonomi
Keuangan Tidak Sehat, PLN Berharap Pemerintah Bayar Utang

JAKARTA - Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengakui kondisi keuangan perusahaan sedang tidak sehat bahkan terancam bangkrut akibat utangmembengkak serta terdampak wabah corona. Namun kondisi tersebut bisa diredam asalkan pemerintah membayar utang untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

"Insyaallah kalau dibayar secara umum keuangan PLN akan terbantu. Dengan masuknya dana tersebut, operasional PLN akan aman sehingga secara operasional kami tetap berikan pelayanan berkualitas," ujar dia saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Menurutnya utang pemerintah kepada PLN mencapai Rp48 triliun terdiri dari kompensasi hingga subsidi selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Nilai utang pemerintah kepada PLN tersebut terdiri terdiri dari kompensasi pada 2018 lalu sebesar Rp23 triliun, kompensasi pada 2018 lalu sebesar Rp22 triliun, dan tambahan subsidi Rp3 triliun untuk program diskon tarif rumah tangga tahun ini untuk stimulus akibat pandemi Covid-19 tahun ini.

Baca Lainnya :

Sedangkan utang kompensasi berasal dari tidak diberlakukannya tariff adjustment sejak tiga tahun lalu sehingga PLN harus meredam indikator kenaikan tarif listrik untuk menutupi selisih biaya penyediaan listrik dan tarif yang ditetapkan pemerintah. Hal tersebut sekaligus menjawab pertanyaan dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima. DPR mempertanyakan terkait potensi PLN akan mengalami kesulitan keuangan dengan skenario terburuk pada Oktober 2020. "Apakah bapak yakin likuiditas membaik sampai akhir tahun?Jadi pak dirut yakin, PLN nggak bangkrut Oktober," tandasnya.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan Sidebar2Kanan-Iklan PTQB RQV Indonesia

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama