Gubernur BI Ungkap Penyebab Pertumbuhan Kredit Masih Lesu

By Polkrim News 29 Jun 2020, 00:07:53 WIB Ekonomi
Gubernur BI Ungkap Penyebab Pertumbuhan Kredit Masih Lesu

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatatkan kinerja penyaluran kredit perbankan masih lesu terdampak pandemi Covid-19. Padahal telah menurunkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 1,75% sejak tahun lalu dan tela diikuti pasar uang antar bank yang berada di level 1,52% dan bunga deposito turun 195 basis poin (bps).

 

"Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) masih oke, tapi pertumbuhan kredit hanya 2,68% lebih rendah dibandingkan tahun lalu tumbuh 10,5%," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo di Jakarta, Minggu (28/6/2020).

Baca Lainnya :

 

Menurut dia rendahnya penyaluran kredit perbankan disebabkan karena ekonomi masih lesu akibat terdampak wabah corona. Sebab itu, wajar apabila pertumbuhan kredit belum menunjukkan tren kenaikan secara signifikan.

 

"Ini menunjukkan kalau ekonomi mandek belum pulih sehingga wajar jika kredit yang tersedia nggak ditarik. Kalau aktivitas ekonomi belum tumbuh tentu dunia usaha belum menarik plafon yang ada," jelasnya.

 

Pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja untuk memulihkan perekonomian dengan mendukung dari segi pendanaan, disamping terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

 

"Jadi masalah pendanaan tentu saja dari BI ini seperti apa dan tentu saja seperti kita lakukan quantitative easing dan kita tambah likuiditas di perbankan," tandasnya.[]

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan Sidebar2Kanan-Iklan PTQB RQV Indonesia

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama