Diumumkan September, Bea Cukai Kembali Naikan Tarif Cukai Rokok

By Polkrim News 31 Agu 2020, 00:33:24 WIB Ekonomi
Diumumkan September, Bea Cukai Kembali Naikan Tarif Cukai Rokok

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea Cukai bakal kembali menaikkan tarif cukai rokok di 2021. Adapun kenaikan ini akan diumumkan September mendatang. Kepala Sub Direktorat Tarif Cukai & Harga Dasar Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), Sunaryo mengatakan, bahwa kenaikan tarif Cukai rokok tahun depan telah mempertimbangkan adanya dampak pandemi COVID-19 dan asumsi makro tahun 2021.

"Kita sudah memperhitungkan kenaikan harga cukai rokok ini pada APBN 2021 dan juga memperhitungkan kondisi saat ini," ujar Sunaryo dalam Webinar bertemakan 'Rasionalitas Target Cukai 2021, Minggu (30/8/2020).

Dia pun memaparkan, ada empat aspek yang menjadi pertimbangan pemerintah soal kenaikan cukai hasil tembakau pada 2021. Pertama, hasil survei dampak pandemi Covid-19 terhadap kinerja reksan cukai yang menunjukan secara umum masih memiliki resilience untuk melindungi tenaga kerja (padat karya).

Baca Lainnya :

"Jadi kenaikan tarif cukai ini juga melihat dampak pandemi covid-19 ini terhadap kinerja reksan cukai hasil tembakau," katanya.

Kedua, berdasarkan hasil indepth interview, secara umum kontributor utama mengalami penurunan baik secara volume maupun nominal cukai. Ketiga, berdasarkan monitoring HTP, pabrikan belum sepenuhnya melakukan fully shifted/ forward shifting, kondisi saat ini pabrikan masih menalangi (backward shifting).

Keempat, titik optimum menjadi penentuan target 2021 yang tidak serta merta penambahan beban berkorelasi positif terhadap sektor penerimaan.

Dalam kesempatan yang sama, Analis Kebijakan Ahli Madya BKF Kementerian Keuangan Wawan Juswanto mengatakan bahwa kebijakan kenaikan tarif Cukai mempertimbangkan tiga hal. Yakni Undang-Undang Cukai, optimalisasi kebijakan, dan kebijakan industri. "Yang dipertimbangkan mana? tiga-tiganya ini kita pertimbangkan secara mix," tandasnya.[]

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Paseban ,Terbawa Air Laut

JEMBER - Seekor hiu tutul terdampar di Pantai Paseban, Kencong, Jember, Jawa Timur. Diduga terbawa air laut yang cukup besar hingga ke pinggir pantai. Panjang hiu tersebut diperkirakan 10 meter.

Saat ditemukan, kondisinya mati, diduga kelaparan. Warga pun berdatangan menonton ikan berukuran besar yang terdampar di pantai. Kesempatan langka ini dijadikan warga untuk berswafoto.

Informasi di lapangan, pertama kali yang menemukan ikan tersebut adalah Buari, nelayan yang pulang melaut. Saat hendak menyandarkan perahu, Buari melihat ada benda besar di tepi pantai.

"Saya penasaran, kemudian saya dekati ternyata hiu tutul yang terdampar tapi sudah mati," kata Buari. Lantas Buari melaporkan temuan itu ke aparat desa setempat.

Kepala Desa Paseban, Lasidi mengatakan, saat ditemukan kondisi hiu masih segar meskipun sudah mati. Dia memasrahkan ikan tersebut kepada warganya. Terserah mau diapakan.

"Terserah warga mau diapakan dagingnya, atau dikuburkan supaya tidak menimbulkan bau menyengat jika berhari-hari di tepi pantai," kata Lasidi.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan Sidebar1Kanan - Iklan Skbm1Kanan - Iklan Skbm2

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama